Dan Sekitarnya Adalah”

Dan Sekitarnya Adalah” – Rahasia Dibalik Bencana – Ustadz Aunur Rofiq bin Ghufron, Lc -Hafizhahullah- https://drive.google.com/file/d/1-q-UYdU7F1X2I5UJHSjEBwddNMbQTl_p/view?usp=drivesdk Ustadz Saldrive Mahmud http://drive. google.com/file/d/1-q-UYdU7F1X2I5UJHSjEBwddNMbQTl_p/view?usp=drivesdk .google.com/file/d/1ak-hp01e5XoLvRjMM2nuU4r4OLl_g2RX/view?usp=drivesdk Ustad Soul Revital .box.com/s/u9j3numc232ip6qtedmt7m4 Toczan De Tips Dengan Dan dan Hadith-Ust.Ahmad Bazher https://drive.google.com/file/d/11d5fBAbEx5WYeuz8dHGFCGjGQw7DPAJn/view?usp=drivesdk Faith Bazhert.Lc .webm https://drive.google .com/file /d/1sB3X5ZcnaZ7Ow8IhAxkqvitjJMiYQ1eD/view?usp=drivesdk Sabar dalam Bencana-Ust. Nizar Saad Bin Jabal 18Mb https://app.box.com/s/bcw2wjlid9mbe9d7xw9kp6wk6somgcaj

Agar musibah tidak datang lagi – Ust Syafiq Basalamah 4Mb https://drive.google.com/file/d/1kdSbbTiT6ihY04E-PhI4E6Zs0Tzg9gx6/view?usp=drivesdk Ustadz Zainal Abidin, LCM0 dan FaMM0, Bencana dan FaMM0. /app.box.com/s/l382ylo804wceumy9ky2g5441n97lxuw Hikmah Dibalik Bencana-Ust Syafiq Basalamah https://app.box.com/s/ykpg6h2vi4qh785elqykwyia4il7vdec.”-Ustadz Imam Abu Abdillah.

Dan Sekitarnya Adalah”

Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam, shalawat dan salam atas Rasulullah, keluarganya, para sahabatnya dan orang-orang yang mengikutinya sampai hari kiamat, Amma Ba’du:

Unduh Jadwal Imsakiyah Ramadhan 1441 H Wilayah Magelang Dan Sekitarnya

Kemalangan adalah takdir Tuhan bagi makhluknya untuk menderita. Namun meski buruk dan terasa berat bagi makhluk, musibah itu pasti ada hikmahnya. Bagaimanapun, Allah selalu memiliki kebijaksanaan di belakang-Nya. . Bencana memiliki tiga pelajaran, tergantung dari keadaan orang yang terkena bencana, yaitu:

Dan barang siapa yang berpaling dari peringatan-Ku, sesungguhnya baginya kehidupan yang sempit, dan Kami akan mengumpulkannya pada hari kiamat dalam keadaan buta.” (QS Taha: 124) . Allah berfirman: . . “Maka ketika mereka melupakan peringatan yang diberikan kepada mereka , kami juga membuka semua pintu kebahagiaan bagi mereka; sehingga ketika mereka bergembira dengan apa yang telah diberikan kepada mereka, Kami menindas mereka secara tiba-tiba, sehingga pada saat itu mereka terdiam dalam keputusasaan.” (QS. Al-An’am: 44).

Allah berfirman: . . “Dan Kami berikan kepada mereka azab agar mereka kembali.” (Surat az-Zukhruf: 48)

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: . “Barangsiapa yang Allah kehendaki baik, maka Allah akan menimpakan malapetaka kepadanya.” (HR Bukhari: 5645). Dalam hadits lain: . . “Sesungguhnya jika Allah mencintai suatu kaum, Allah akan menguji mereka.” (HR. Ibn Majah: 4031, Tirmidzi: 2/64, shahih oleh al-Albani dalam al-Silsilah ash-Shahihah: 1/227)

Suaragea Edisi 2019: Exploration And Adventure

Oleh karena itu, yang paling berat ujiannya adalah para nabi dan rasul. Karena mereka adalah orang-orang yang paling dicintai oleh Allah. Sa’ad bin Abi Waqqash pernah bertanya kepada Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam: “Siapakah orang yang paling banyak cobaan?” Beliau Shallallahu ‘alaihi wasallam menjawab: . . “Orang yang paling berat dan berat ujiannya adalah para nabi, kemudian orang-orang yang seperti mereka, kemudian orang-orang yang seperti mereka (yaitu di bawah nabi).” (HR Tirmidzi: 2/64, Ibn Majah: 4023, shahih al-Albani dalam al-Silsilah ash-Shahihah: 1/225)

Baca Juga :  Perintah Untuk Mengirim Surat Pada Email Adalah

Oleh karena itu, jika kita ditimpa musibah atau sesuatu yang buruk, maka segeralah introspeksi diri, dimanakah kita dari ketiga golongan tersebut. Jika selama ini kita jauh dari agama Allah, maka itu adalah azab yang tergesa-gesa, atau jika kita lalai selama ini adalah peringatan, maka segeralah kembali kepada Allah dan perbaiki diri. Sementara itu, jika kita sudah melampaui ketaatan, maka musibah itu bisa jadi merupakan tanda cinta Allah, bersabarlah dan ridho dengan takdir Allah, jangan sampai setan ikut ambil bagian dalam kesedihan atas musibah yang kita terima.

Semoga kita termasuk golongan kedua dan ketiga dan berlindung kepada Allah agar tidak termasuk golongan pertama Amin.

Kemarin, hari pertama tahun 2020, di Jakarta, Bekasi dan sekitarnya, jalan-jalan yang biasanya dipadati kendaraan bermotor kini menjadi kolam renang gratis untuk anak-anak. Rumah warga terendam air yang tidak tahu kapan akan menyusut. . Saya tidak tahu jumlah pasti dari mereka yang harus meninggalkan rumah mereka. Bahkan ada kolam taksi yang berubah menjadi danau sementara, menenggelamkan mobil yang diparkir dan bahkan ada yang sampai ke atap. . Banjir yang melanda dan menenggelamkan segalanya, hingga kami benar-benar kehilangan makanan dan tempat tinggal. Rumah terendam, air bersih terputus. Dipaksa, dievakuasi dan harus tidur di tenda, atau di tempat kerabat, apakah ini hanya fenomena alam?! . Tidak, sama sekali tidak. Tsunami, gempa bumi, tanah longsor, banjir dan semua bencana adalah tentara Allah subhanahu wata’ala. Mereka tidak membutuhkan undangan, mereka hanya menunggu perintah Tuhan. Jadi mengapa mereka datang?! Untuk mengingatkan kita akan segala dosa dan kesalahan yang telah kita perbuat. .

Conservation Publications And Resources — Ecosystemimpact

Allah berfirman: . . Telah terlihat bahwa kerusakan di darat dan di laut disebabkan oleh perbuatan tangan manusia, agar Allah merasakan kepada mereka sebagian akibat dari perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar). (Surat Ar-Rum: 41)

Jangan saling menyalahkan dan saling menyalahkan. Tidak perlu kita berteriak bahwa banjir ini karena flu dan mati lemas yang tidak mengatur ini dan itu dengan baik, atau bahkan menyalahkan hujan. Cukup membuat pelajaran dan bahan untuk refleksi kita sendiri. Jangan merasa suci dan suci seolah-olah musibah ini hanya karena sifulan dan hujan sedangkan kita tidak ikut serta dalam hal ini. Apakah kita tidak berdosa?!

Baca Juga :  Cara Membuat Rpp Dan Silabus

Mari kita renungkan ayat mulia, firman Allah subhanahu wata’ala: . . Dan janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi, setelah (Allah) memperbaikinya. (Surat al-A’raf: 56)

Sekarang coba tanyakan pada kita masing-masing, kemana kita membuang biskuit makanan, air minum kemasan, setelah kita menikmatinya? Di tempat sampah atau tidak? . Jika selama ini kita yang sering membuang sampah sembarangan tidak peduli, maka hari ini ada banjir yang menenggelamkan diri kita sendiri, apakah pantas dan adil kita menyalahkan orang lain?! . Jika kita berperilaku seperti ini, yaitu mudah disalahkan karena kesialan datang dari pihak tertentu tanpa mau introspeksi diri, maka perilaku kita sama dengan perilaku Fir’aun dan kaumnya yang dengan mudah mengaitkan kesialan dengan Nabi Musa dan orang-orang percaya itu.

Idwiki Bahasa_batak_toba 20200724.pdf

Allah berfirman: . . Maka ketika kemakmuran datang kepada mereka, mereka berkata, “Itu karena (usaha) kami”. Dan jika kesulitan menimpa mereka, mereka melemparkan penyebab bencana pada Musa dan orang-orang yang bersamanya. Ketahuilah bahwa musibah mereka adalah ketetapan dari Allah, tetapi kebanyakan mereka tidak mengetahui. (Surat al-A’raf: 131).

Oleh karena itu, banjir yang melanda merupakan bahan perenungan bagi kita masing-masing, bukan untuk menyalahkan orang lain, melihat di mana kita berada. Apakah kita orang-orang baik yang selalu berusaha memperbaiki diri, baik untuk memperbaiki hubungan kita dengan Tuhan atau hubungan kita dengan lingkungan, ataukah kita sendiri yang telah merusaknya tetapi tidak pernah menyadarinya? Tuhan yang menyebabkan banjir, seharusnya kita introspeksi diri daripada menghina dan memfitnah pihak tertentu.

Sebagai orang percaya, tidak pantas bagi kita untuk hanya mengaitkan semua kecelakaan dengan peristiwa alam. Kita harus ingat bahwa segala bentuk celaka adalah bentuk teguran Tuhan terhadap umat manusia, akibat dari perbuatan tangan mereka sendiri.

Allah berfirman: . . Telah terlihat bahwa kerusakan di darat dan di laut disebabkan oleh perbuatan tangan manusia, agar Allah membuat mereka merasakan sebagian (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar). (Surat Ar-Rum: 41).

Baca Juga :  Pemetaan Sk Kd Sd Kelas 5

Banjir Jakarta, Bekasi Dan Sekitarnya Adalah Muhasabah

Menurut Nabi Muhammad, ketika dia menyaksikan apa yang kita sebut hari ini, dengan “peristiwa alam” sikapnya sangat berbeda dengan kita.

– –

« »

Abu Musa al-Asy’ari berkata: “Ada gerhana matahari pada saat Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam, dia langsung berdiri takut akan hari kiamat. Sampai dia datang ke masjid lalu sholat tahajud dan sujud. Aku tidak pernah melihat dia melakukannya dalam doa apapun. Lalu dia berkata: ‘Sesungguhnya, tanda-tanda (gerhana) yang dikirimkan Allah ini tidak terjadi karena kematian atau kelahiran seseorang. Tetapi Allah mengirimnya untuk menakuti hamba-hamba-Nya. Jika kamu melihat itu, maka bersegeralah berdzikir, berdoa dan memohon ampunan-Nya.'” (HR. Muslim: 912)

Sapadunia: Semarak Pon Xx Papua Semarak Diskon Ongkir Jne Jayapura

Nah, jika kita mengatakan: “Itu wajar, karena gerhana jarang terjadi.” Tapi ternyata dia bukan satu-satunya saat itu. Atas otoritas ‘Aisha dia berkata:

‎(ﻳُﺆْﻣِﻨُﻨِﻲ)

Rasulullah ketika melihat awan atau angin kencang, melihat perubahan pada wajahnya. Lalu saya bertanya; ‘Ya Rasulullah, jika orang melihat mendung, mereka akan sangat senang karena berharap akan turun hujan. Tapi ketika Anda melihatnya, Anda melihat perubahan di wajah Anda yang menunjukkan bahwa Anda tidak menyukainya.’ . Kemudian Rasulullah menjawab; ‘Wahai ‘Aisyah, apa yang bisa membuatku merasa aman dari kemungkinan itu adalah siksaan. Suatu kaum telah ditimpa angin yang kencang, dan suatu kaum sebenarnya telah melihat azab itu, tetapi mereka berkata, “Inilah awan yang akan menghujani kita.” (diriwayatkan oleh Bukhari: 4551, Muslim: 899)

Inilah sikap Rasulullah yang harus kita teladani. Ketika Anda melihat peristiwa ini, Anda langsung mengaitkannya dengan kekuasaan Allah.

Jadwal Sholat Medan Dan Sekitarnya , Jumat 5 Agustus 2022

Wisata surabaya dan sekitarnya, wisata semarang dan sekitarnya, wisata solo dan sekitarnya, peta pangandaran dan sekitarnya, loker madiun dan sekitarnya, wisata borobudur dan sekitarnya, wisata bromo dan sekitarnya, loker surabaya dan sekitarnya, wisata salatiga dan sekitarnya, wisata bandung dan sekitarnya, wisata yogyakarta dan sekitarnya, wisata magelang dan sekitarnya

Tinggalkan komentar