Usaha Yang Cocok Untuk Pandemi

Usaha Yang Cocok Untuk Pandemi – Sangat relevan melihat update informasi tentang wabah Corona yang berkembang begitu pesat. Efeknya merambah ke banyak sektor, termasuk ekonomi dan industri.

Tidak sedikit perusahaan yang gulung tikar. Akibatnya, perusahaan memutuskan untuk memberhentikan karyawannya bahkan ada yang berhenti bekerja (PHK).

Usaha Yang Cocok Untuk Pandemi

Usaha Yang Cocok Untuk Pandemi

Tentu keadaan ini sangat merugikan, meski sebagian orang mengalami frustasi. Wajar saja, karena tiba-tiba Anda harus kehilangan sumber penghasilan. Pada saat yang sama, ada keluarga yang membantu di rumah.

Usaha Yang Tidak Menyita Waktu, Cocok Bagi Orang Sibuk

Belum diketahui secara pasti wabah virus corona akan berakhir kapan saja. Jadi sudah seharusnya, untuk menjaga kondisi keuangan yang stabil, Anda harus memikirkan dan mencari penghasilan lain yang setidaknya bisa dilakukan dari rumah.

Bisnis rumahan adalah peluang yang bisa dimanfaatkan. Secara umum modal yang dibutuhkan tidak terlalu besar, namun sangat fleksibel. Untuk memulai peluang bisnis rumahan di masa pandemi, yang perlu dilakukan adalah meningkatkan kemampuan dan minat dalam menciptakan sesuatu yang dibutuhkan atau dibutuhkan orang lain.

Memanfaatkan kemajuan teknologi, bisnis online sudah populer bahkan sebelum pandemi. Ide bisnis online ini sangat fleksibel dan fleksibel, Anda hanya perlu menggunakan internet dan komputer atau smartphone.

Apalagi di tengah pembatasan sosial seperti sekarang ini, dimana masyarakat lebih banyak beraktivitas di rumah yang justru meningkatkan penggunaan internet – termasuk berbelanja. Melakukan bisnis online bisa melalui pemanfaatan dan optimalisasi toko e-commerce, atau bisa juga dengan membuat toko online melalui website pribadi, bahkan menggunakan media sosial.

Peluang Usaha Yang Menjanjikan Di Masa Pandemi

Di masa pandemi ini, masker menjadi sebuah kebutuhan, terutama saat harus melakukan aktivitas di luar ruangan. Fenomena ini membuat masker medis menjadi komoditas langka, apalagi saat langka bahkan memiliki harga yang relatif mahal. Hingga saat itu, ada imbauan bahwa masker medis ditujukan bagi para pejuang garda terdepan dalam menangani pasien Covid dan bagi masyarakat untuk menggunakan masker sebagai alternatif.

Dan ini bisa menjadi peluang bisnis bagi yang memiliki keterampilan menjahit, bisnis masker kain bisa sangat menguntungkan untuk dijalankan.

Salah satu bisnis yang menonjol adalah penjualan makanan. Ini jelas merupakan peluang bisnis yang baik bagi mereka yang memiliki keterampilan memasak yang baik dengan menjalankan bisnis makanan sehari-hari.

Usaha Yang Cocok Untuk Pandemi

Merebaknya virus Corona membuat sebagian orang mulai khawatir untuk menjaga kesehatan, salah satunya menjaga pola makan dan makanan yang sehat. Anda bisa melalui meal plan yang menyajikan menu sehat dan seimbang.

Usaha Yang Cocok Di Tengah Pandemi Corona

Selama wabah, kegiatan di luar rumah dibatasi dan sebisa mungkin tidak kemana-mana, kecuali untuk hal-hal yang mendesak. Dan hal ini justru membuat seseorang lebih sering menyimpan makanan sehingga intensitas keluar rumah bisa berkurang. Apalagi bagi yang tidak pandai memasak, sehingga cenderung membuat makanan yang cenderung simple dan mudah, seperti frozen food misalnya.

Baca Juga :  Usaha Apa Yang Cocok Dikampung

Nah, ini juga bisa menjadi peluang bisnis. Menjalankan bisnis makanan beku tidak terlalu sulit. Paling tidak, yang perlu disiapkan adalah freezer dan berbagai makanan beku.

Pernah mendengar ungkapan ‘menyenangkan sebagai hobi berbayar’? Jadi jika Anda memiliki hobi menulis, Anda bisa memanfaatkannya dengan menjadi penulis lepas atau penulis konten.

Manfaatkan kesempatan sebaik mungkin dengan menulis cerita pendek dan menjualnya, atau mempostingnya di blog pribadi. Pekerjaan sebagai editor di perusahaan penerbitan atau media online bisa menjadi pilihan.

Pelatihan Menciptakan Peluang Bisnis Di Masa Pandemi Covid 19 Di Kelurahan Tegal Alur, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat

Yang terpenting adalah menemukan fokus dan passion untuk menulis. Kemudian memperdalam ilmunya misalnya dengan memperdalam pemahaman Search Engine Optimization (SEO) dan menggunakannya untuk meningkatkan nilai jual dengan harga yang tepat.

Itulah beberapa peluang bisnis rumahan yang layak untuk dicoba menghasilkan uang di tengah pandemi corona. Bertekadlah untuk menemukan peluang bisnis, dan jangan lupa untuk membeli produk asuransi bisnis A+ untuk melindungi bisnis Anda dari kemalangan dan kerugian finansial di masa depan. Kamu juga berkesempatan memenangkan Giveaway berhadiah Rp. 1 juta dengan usaha A+ lho! Temanggung, – Ratusan bayi ikan berenang di depan tangki besar berwarna biru tua saat Novita Pristiani (27 tahun) membuka tutup tangki yang berlubang berisi kubis, lalu membagikan makanannya. , Senin (19/10)/2020). Dia melakukannya satu per satu di puluhan tank lain di pekarangannya, Desa Mondoretno, Kecamatan Bulu, Temanggung, Jawa Tengah.

Usaha peternakan dengan sistem budidaya ikan lele dan kol dilakukan di dua tempat di Desa Novita. yaitu di Desa Danurejo Kecamatan Kedu dan Desa Mondoretno Kecamatan Bulu. Keduanya berada di Kabupaten Temanggung.

Usaha Yang Cocok Untuk Pandemi

Di lokasi desa Mondoretno, Novita menggunakan tangki besar untuk bercocok tanam. Ada 10 tangki berisi lebih dari 10.000 ikan berukuran 4-6 cm dengan pohon ara di atasnya. Sedangkan di desa Danurejo, ia menggunakan kotak buah untuk akuaponik dengan sekitar 40 bibit ikan, serta kangkung.

Munculnya 10 Peluang Bisnis Baru Dari Hidup Normal Di Masa Pandemi

“Jadi kubis mendapat nutrisi dari air yang memberi makan ikan di bagian bawah. Jadi tidak perlu pupuk kimia dan sayuran yang dikonsumsi akan sehat,” kata Novita.

Bersama suaminya Zuni Susatyo (35 tahun), Novita mengembangkan budidaya perikanan sejak Agustus lalu dan mendapat izin Usaha Kecil Menengah (UKM) dari pemerintah setempat. Usaha ini merupakan pengembangan dari usaha instalasi hidrolik milik sendiri yang berlokasi di Desa Danurejo Kecamatan Kedu.

Baca Juga :  Peluang Usaha 2021 Dengan Modal Kecil

Novita menjelaskan, pemasangan hidroponik ini dirintis sejak November 2018. Ia memulainya dengan modal awal Rp 5 juta. Satu instalasi dijual Rp 1 juta sekitar Rp 5 juta. Pemasangan dibantu oleh dua orang pekerja. Selain membuat instalasi, lulusan STM Pengembangan Temanggung juga membantu petani hidroponik hingga satu kali panen.

“Awalnya memulai usaha ini tidak mudah. ​​Upaya promosi kami lakukan door to door. Kami sering ditolak. Kebanyakan orang beralasan masih banyak lahan di Temanggung, jadi tidak perlu hidroponik,” kata Novita .

Berkebun Di Masa Pandemi Berujung Jadi Usaha Sayur Hidroponik

Berbekal semangat untuk memperkenalkan pertanian modern dan agar orang-orang makan sayuran sehat tanpa bahan kimia, pasangan ini melanjutkan perjalanannya. Saat ini bisnis instalasi hidroponik sedang berkembang pesat dan mulai diperhatikan oleh banyak orang. Setiap bulan mereka menerima hasil pemasangan rata-rata Rp 10 juta.

“Konsumen lembaga hidroponik meliputi beberapa sekolah seperti SMA 1 Parakan, SD Muhammadiyah, dan masyarakat umum untuk kebutuhan pribadi,” ujarnya.

Demi manfaat konsumsi sayur yang sehat bagi masyarakat, lulusan Teknik Industri Universitas Muhammadiyah Tangerang ini kemudian berinisiatif mengembangkan usaha pertaniannya di kategori hewan air. Fasilitas yang berlokasi di Desa Mondoredno ini diawali dengan modal awal 10 juta rupiah untuk pembelian bibit ikan, 10 tangki besar, bibit asam jawa dan pakan ikan. Fasilitas peternakan di desa Danurejo ini dirintis dengan modal awal Rp. 100.000.

Usaha Yang Cocok Untuk Pandemi

Dari awal Agustus hingga akhir September, Novita mengumpulkan Rp 24 juta. Dari tempat pemancingan di desa Mondoretno. Sedangkan dari fasilitas akuaponik di desa Danurejo, ia hanya menerima Rp 2,5 juta karena jumlah ikannya sedikit. .

Kementerian Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak

“Bibit lele kebanyakan dijual bekerjasama dengan Agricultural Promotion Officer (APO) untuk membantu desa. Untuk promosi lele lebih mudah. ​​Kita perjuangkan pasar dengan sentra benih ikan milik pemerintah setempat. . ” dia berkata.

Meski banyak bisnis lain yang gulung tikar selama pandemi Corona, Novita mengaku, bisnisnya justru tumbuh lebih baik. Situasi Work From Home (WFH) di masa pandemi dimanfaatkan Novita untuk gencar melakukan promosi door to door. Kebanyakan orang tertarik dengan pengembangan hidroponik dan aquaponik untuk mengisi kebosanan ketika mereka sering berada di rumah.

“Nah, kalau ini wabah, kita bisa bertahan. Soalnya WFH banyak orang. Untuk mengisi kebosanan kita gencar menawarkan hidroponik, aquaponik, dan berkebun yang bisa dilakukan di rumah, atau di rumah. Budidaya ,” pungkas Novita. Jual snack dan makanan beku secara online, dan peluang bisnis lainnya.

Baca Juga :  Investasi Kecil Kecilan Yang Menguntungkan

Berbagai peluang bisnis ini dapat diperluas dengan meminjam uang secara online di aplikasi kredit digital. Setelah wabah mulai membaik, Anda bisa kembali ke ibu kota dengan tenor yang cukup fleksibel yaitu sembilan bulan. Uraian lebih lanjut mengenai peluang bisnis tersebut akan diuraikan di bawah ini.

Strategi Bisnis Pelaku Umkm Di Tengah Pandemi Covid 19

Ada banyak peluang bisnis di masa pandemi, terutama bisnis yang mengutamakan digital. Misalnya, Anda dapat menjual beberapa produk menggunakan marketplace untuk dijual. Mengoptimalkan platform digital untuk bisnis akan memberikan manfaat yang signifikan. Berikut adalah beberapa tips untuk bisnis yang menguntungkan selama pandemi.

Penyebaran penyakit memaksa semua aktivitas dilakukan secara online, begitu juga dengan aktivitas jual beli. Dalam hal ini, Anda dapat memanfaatkan peluang dengan membuka toko online di pasar. Menjual produk secara online bisa dilakukan di rumah dengan gambar yang dipasang di pasaran.

Keuntungan bisnis online di pasaran cukup tinggi lho! Hal ini dikarenakan hampir setiap orang melakukan aktivitas jual beli secara online untuk meminimalisir interaksi di luar rumah. Oleh karena itu, banyak orang memilih untuk membeli produk melalui pasar tanpa harus datang langsung ke toko offline.

Usaha Yang Cocok Untuk Pandemi

Sejak pandemi, kedua bisnis ini cukup populer di kalangan pebisnis, karena sistem penjualannya relatif mudah dilakukan. Dropshipper adalah bisnis yang menjual produk tanpa persediaan, tetapi meneruskan pesanan langsung ke distributor. Di sisi lain, distributor adalah bisnis yang beroperasi dengan menyediakan produk terlebih dahulu.

Perjuangan Membangkitkan Umkm Lokal Dikala Pandemi

Bisnis dropshipper dan reseller bisa dilakukan di rumah dengan waktu yang fleksibel dengan sedikit atau tanpa modal. Di sini, versi hanya membutuhkan gambar produk dari distributor untuk dipromosikan secara online. Untuk mendapatkan kualitas foto yang lebih baik, mereka yang memilih bisnis reseller dapat memotret ulang produk sebelum dipromosikan.

Bisnis makanan adalah salah satu bisnis yang tidak lekang oleh waktu, bahkan dalam kondisi yang buruk

Bisnis yang cocok untuk mahasiswa di masa pandemi, peluang usaha yang cocok di masa pandemi, usaha yang cocok ditengah pandemi, usaha yang cocok di era pandemi, usaha yang cocok dikala pandemi, usaha yang cocok untuk masa pandemi, usaha yang cocok selama pandemi, usaha apa yang cocok untuk masa pandemi, usaha yang cocok dimasa pandemi, usaha yang cocok masa pandemi, usaha yang cocok saat pandemi, usaha yang cocok untuk pemula di masa pandemi

Tinggalkan komentar